Kuliner Sidoarjo: “Nasi Bungkus Rp. 3.500,- Depan Unmu Sidoarjo”

Memang tulisan kuliner kali ini luar biasa, berbeda dengan kuliner Sidoarjo yang biasanya saya ulas. Judul tulisan ini memang memilki banyak makna, “nasi bungkus Rp. 3.500,- an”. Buat saya yang saat ini juga masuk di bisnis kuliner, tempat makan ini memang luar biasa, dan pemahaman ini memang memiliki banyak makna, dan tergantung cara melihatnya.

Berada di Jalan Mojopahit di sebelah selatan Kampus Universitas Mohammadiyah Sidoarjo, dengan tempat yang sederhana, dipinggir jalan dan di atas trotoar dengan beratapkan terpal, tempat makan ini menjadi penolong bagi mereka yang lapar dan dengan cepat ingin mengisi perutnya dan tentunya dengan harga yang super murah, kuliner di Sidoarjo murah. Saya menyebutnya “Nasi Bungkus Rp. 3.500-an”.

Nasi Bungkus Rp. 3.500-an
Nasi Bungkus Rp. 3.500-an

Saya pun pada saat mencoba untuk menikmati makanan di warung ini juga tidak sengaja, dikarenakan sering melewati jalan ini menuju ke Surabaya. Akhirnya rasa penasaran saya pun terbayar dengan mencoba menikmati beberapa sajian makanan yang ada disini.

Satu lagi kawan, terlepas dari sengaja atau pun tidak, dan terlepas dari mengetahui akan konsep marketing, owner dari pemiliki warung ini memiliki jiwa marketing yang luar biasa. Banner tulisan ini secara tidak langsung menarik banyak orang untuk datang, apalagi dengan tulisan “nasi 3500”, pasti membuat penasaran bagi orang-orang untuk datang. Apalagi dalam kondisi saat ini, dimana lagi ada makanan yang murah?. Dengan memasang banner tersebut, secara tidak langsung, pemilik warung ini telah membuat orang-orang untuk datang, meskipun harga yang harus dibayar lebih dari Rp. 3.500,-, namun kesan murah dan enak membuat warung ini selalu laris.

Baca juga: Kue Lumpur “MAMAN” – Jajanan Legit Khas Sidoarjo.

Selain tulisan yang membuat tertarik untuk datang, ada tulisan lain yang mungkin seperti bercanda, namun tulisan ini adalah peringatan buat customer yang mungkin dengan catatan agak nakal. “Lek jajane gak dibayar uripmu isok soro sak lawase, iling mati mas bro”, artinya kalau kuenya tidak dibayar, hidupmu sengsara selamanya, ingat mati mas bro.

Tulisan-tulisan inilah yang membuat pembeli selalu ingat untuk datang, dan secara tidak langsung pemilik warung ini sudah memasang iklan meskipun tidak langsung.

Buka mulai pukul 4 pagi sampai dengan pukul 8 malam, warung ini menyediakan nasi campur atau nasi rames, dengan lauk ayam, daging, telur dadar, telur bulat, rempelo ati, tongkol, kare ayam dan kare telur.

Kuliner Sidoarjo: “Nasi Bungkus Rp. 3.500,- Depan Unmu Sidoarjo”
Nasi bungkus murah meriah

Sebagai pelengkap lauk, juga disediakan aneka gorengan, aneka sate (misalnya sate kulit sapi, sate usus, sate telur puyuh dan lain-lain).

Meskipun nasi campur yang dijual di warung ini dalam satu porsi tidak terlalu banyak, namun cukup untuk menahan rasa lapar. Sebungkus nasi campur terdiri atas nasi, sayuran oseng kacang panjang, mie, tahu atau tempe, lauk sesuai yang dipilih, dan tidak lupa terasi.

Konsep warung ini memang hampir sama dengan angkringan di Jogja atau HIK di Solo, dimana pembeli tinggal memilih makanan dan langsung membayar setelah selesai makan. Dan dengan keberadaan warung ini, cukup menambah ragam kuliner di Sidoarjo Murah Meriah dan bisa memberikan ide buat kawan-kawan yang ingin membuka usaha seperti ini.

Post a Comment

0 Comments