Kebab Hitam, Makanan Khas Turki dari Jogja

Jalan-jalan ke Yogyakarta memang selalu menemui hal menarik. Begitu pula saat menikmati waktu bersama keluarga disalah satu tempat wisata di Kawasan Malioboro, tepatnya di Taman Pintar Yogyakarta, selain bisa menikmati berbagai wahana yang bisa menambah pengetahuan untuk anak, buat kami yang hanya ingin bersantai sambil menikmati suasana di food court tersebut, kami menjumpai jajanan kaki lima atau street food yang menarik yang berbeda dengan biasanya, yaitu sajian kebab hitam, makan khas Turki dari Jogja yang sangat menarik perhatian kami. 

Kebab Hitam, Makanan Khas Turki dari Jogja
Menikmati sajian kebab hitam

Inilah yang unik, biasanya kebab selalu dibungkus dan juga identik dengan kulit kebab berwana putih kecoklatan, namun berbeda dengan kebab hitam ini, yang tentu saja dibungkus dengan kulit kebab berwarna hitam. Tentunya baru di Yogyakarta ini kami menemukan kebab yang disajikan dengan kulit kebab yang berwarna hitam. Sebenarnya dalam dunia bisnis kuliner melakukan inovasi adalah hal yang biasa dan menjadi hal yang wajib apalagi untuk menarik para konsumen dan juga agar bisa menambah pundi-pundi uang. Begitu pula dengan kebab hitam menjadi salah satu daya tarik tersendiri, apalagi gerai kebab hitam ini berada di dalah satu tempat wisata, tentu akan menjadi daya tarik bagi para pengunjung tempat wisata tersebut.

Kebab Hitam Jogja, Pilihan Menikmati Sensasi Kebab

Tidak bisa dipungkiri, kebab sebagai salah satu kuliner khas Timur Tengah atau tepatnya dari Turki sudah bisa diterima masyarakat Indonesia. Makanan yang terdiri atas tortilla dengan isian daging, sayuran dan saus ini sudah ada sejak abad ke-18. Saat ini kekab sudah menyebar luas, termasuk ke Eropa, Amerika, Malaysia, bahkan Indonesia. Di Indonesaia, kebab sangat mudah ditemukan di pinggir-pinggir jalan sampai restoran besar.

Berbicara tentang kuliner, melakukan inovasi saat ini menjadi hal yang sangat tepat, apalagi masyarakat saat ini sangat menyukai hal-hal baru yang selama ini belum pernah ada. Begitu pula dengan kehadiran kebab hitam di Kota Yogyakarta, seolah memberikan nuansa baru atas hadirnya varian jenis baru kebab. 

Sebenarnya agak kaget juga saat pertama kali mengetahui bahwa kebab yang dijual di salah satu food court di Taman Pintar ini disajikan dengan kulit berwana hitam. Namun tidak ada salah mencoba, dan ternyata rasanya juga sangat enak tidak kalah dengan kebab yang kita nikmati seperti biasanya. 

Baca juga: Nasi goreng arang Jogja.

Untuk menikmati sajian kebab hitam ini, kami menikmatinya di salah satu gerai “Black Kebab”, yang berlokasi di:

Kebab Hitam Jogja, Pilihan Menikmati Sensasi Kebab
Gerai Black Kebab di Food Court Taman Pintar (Foto: Januariansyah Arfaizar)

  • Food Court Kompleks Taman Pintar di Jalan Sriwedari, Ngupasan, Kec. Gondo Taman, Kota Yogyakarta.
  • Jam Buka: mengikuti jam buka tempat wisata Taman Pintar Yogyakarta.

Kebab Hitam Terbuat Dari Apa?

Kalau timbul pertanyaan seperti di atas, sepertinya menjadi hal yang wajar, karena Anda pasti memiliki kekhawatiran tersendiri, dan bisa juga menebak kalau warna hitam terbuat dari bahan non alami atau bisa saja dari bahan kimia.   

Tenang saja, warna hitam pada kebab hitam ini sudah seperti sajian kuliner lainnya yang dibuat dengan bahan warna hitam yang tidak membahayakan bagi kesehatan. Bahkan mi hitam atau bahkan nasi hitam, warna hitam pada makanan tersebut biasanya didapat dari tinta cumi, arang atau bahkan kluwek. Nah, begitu pula dengan kebab hitam ini, warna hitam legam pada kebab hitam ini berasal dari kluwek, dengan mengadaptasi seperti penggunaan warna hitam pada kuliner khas Jawa Timur, yaitu rawon.

Kebab Hitam, Makanan Khas Turki dari Jogja
Kebab Hitam

Jangan khawatir dengan kulit kebab warna hitam dari bahan kluwek ini, karena kluwek memiliki manfaat, antara lain:

  1. Menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
  2. Mengandung betakarotin, zat besi dan juga antioksidan.
  3. Kluwek mengandung energi sebesar 273 kilokalori, protein 10 gram, karbohidrat 13 ½ gram, lemak 24 gram, kalsium 40 miligram, fosfor 100 miligram, dan juga zat besi sebanyak 2 miligram. Selain itu, di dalam kluwek juga memiliki kandungan vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,15 miligram dan vitamin C 30 miligram.

Untuk rasa, jangan ditanya, penggunaan kluwek membuat sajian kebab hitam ini menjadi lebih gurih dan teksturnya menjadi lembut. Untuk pilihan isi, sama halnya dengan kebab pada umunya yaitu daging dan sayur, daging, keju dan juga telur.

Baca juga: Nasi kucing angkringan Jalan Perwakilan Malioboro.

Terdapat dua menu untuk kebab hitam ini, yaitu premium menu dan original menu.

Premium menu dengan isi, antara lain:

  • Black beef.
  • Black crispy fish.
  • Black full beef.
  • Black champion.
  • Black tuna.
  • Black sosis.
  • Triple cheese.

Original menu dengan pilihan isi, antara lain:

  • Original beef.
  • Original crispy fish.
  • Original full beef.
  • Original champion.
  • Original Tuna.
  • Original sosis.

Foto-foto tentang Kebab Hitam:





Itu dia sedikit informasi dan review tentang “sajian kebab hitam, makan khas Turki dari Jogja”, semoga menambah perbendaharaan kita tentang perkembangan kuliner di Indonesia.

Post a Comment

0 Comments