Semangat Rujak Cingur

Tidak ada kenikmatan selain menerima kekurangan yang ada dalam diri, lihat saja kuliner rujak, meskipun didalamnya terdapat berbagai bahan yang mendukungnya menjadi sebuah kenikmatan kuliner, namun perbedaan yang ada menjadikan sebuah sensasi kuliner yang luar biasa.

Dalam balutan bumbu serba hitam, seperti sebuah kesederhanaan yang dilengkapi irisan tahu, lontong, potongan cingur sapi, sayur, bahkan buah-buahan, dilengkapi juga dengan bumbu petis dari udang yang gurih.

Rujak Cingur
Rujak Cingur

Mungkin seperti itulah kesuksesan dalam hidup, seperti potongan dan bagian yang membangun unsur kenikmatan kuliner “rujak”, semua saling melengkapai ditutup dengan bumbu nikmat.
Karena kesuksesan tidak ditentukan berdasar banyaknya materi yang didapatkan dan yang dimiliki, atau pun pengakuan dari orang lain. Namun berdasarkan terjadnya keseimbangan antara proporsi target dan upaya, kontribusi bagi sesama, kebahagiaan yang dirasakan, dan waktu yang tersisa untuk menikmatinya.”

Re - Update : 
Base on “Coffee Break” by Robert Kwan

Post a Comment

0 Comments